IHSG Mencoba Test Support, Waspadai Pelemahan Lanjutan

Selama masa perdagangan minggu lalu, IHSG belum mampu menguat melebihi gelombang penurunan yang terbentuk dua minggu yang lalu. Kenaikan IHSG minggu lalu sebesar 1% dari penurunan yang terbentuk sebesar 2% dari area resistance.

Akibat ketidakpastian perekonomian global dan belum adanya sentimen positif yang kuat dari dalam negeri, membuat IHSG kembali cenderung mengalami tekanan. Sentimen dari luar yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG, terutama dari kekhawatiran lanjutan Brexit dan ketidakpastian kebijakan baru ekonomi AS setelah Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS pada jumat minggu lalu, serta kekhawatiran penguatan dolar AS pasca sinyal kenaikan suku bunga The Fed tahun ini yang diperkirakan bisa mencapai tiga kali, masih akan menjadi beban laju penguatan IHSG dan nilai tukar rupiah. 



Tinggalkan Balasan