Mampukah Anda Pensiun Kaya?

Di antara semua ketidakpastian dunia ini, ada satu hal yang PASTI, kita semua PASTI SEMAKIN TUA. Laki, perempuan, kaya, miskin, semua akan menghadapi satu masa di mana kita sudah tidak bisa lagi bekerja secara fisik. Sebagian masih ada yang bisa bekerja secara fisik tapi sudah harus pensiun di usia tertentu karena kebijakan dari perusahaan tempat kita bekerja.

Pernah membayangkan saat Anda pensiun nanti? Gaya hidup seperti apa yang Anda inginkan, berapa biaya yang dibutuhkan, dan apa strategi Anda untuk mencapainya? Ada beberapa variabel yang perlu Anda ketahui untuk menghitung berapa yang Anda butuhkan di masa pensiun. Mari kita bahas satu persatu.

Jangka Waktu Hingga Pensiun

Pertama-tama, kita perlu menentukan diusia berapa kita ingin pensiun supaya kita tahu berapa lama waktu yang tersisa untuk melakukan persiapan. Sebagai contoh, jika saat ini usia Anda 35 tahun dan berencana pensiun di umur 55, maka Anda masih memiliki waktu 20 tahun untuk melakukan persiapan. Perlu diingat bahwa semakin pendek waktunya, maka tugas kita menjadi semakin berat.

Standar Hidup dan Inflasi

Berikutnya, Anda perlu menentukan standar hidup seperti apa yang Anda inginkan saat pensiun nanti sambil mempertimbangkan faktor inflasi atau kenaikan harga barang. Sebagai catatan, inflasi di Indonesia berkisar di antara 3%-9% sejak tahun 2010. Jadi, misalkan Anda menginginkan pendapatan saat pensiun yang setara dengan nilai Rp25 juta saat ini, dengan asumsi rata-rata inflasi 7% per tahun, dan waktu hingga pensiun adalah 20 tahun, maka penghasilan bulanan yang Anda butuhkan saat pensiun adalah sebesar Rp69 juta.

Pilihan Instrumen Investasi

grafik inflasi indonesia, pensiun kaya
Grafik inflasi indonesia sejak 2010

Dari 2 poin sebelumnya, kita telah mengetahui berapa jumlah yang dibutuhkan untuk bisa hidup dengan tenang dan nyaman setelah pensiun. Pertanyaannya: dari mana kita bisa mendapatkan penghasilan bulanan sejumlah Rp69 juta tersebut?

Pilihan investasi yang paling baik saat kita pensiun nanti adalah instrumen investasi dengan resiko yang kecil atau hampir tidak ada seperti deposito dan obligasi negara. Masalahnya, bunga deposito hanya sekitar 6% per tahun atau 0.5% per bulan. Yang berarti untuk mendapatkan Rp69 juta per bulan, kita harus mempunyai deposito sebesar Rp13,8 Milyar!!!!

Investment Plan

Sebelum kita lanjutkan, mari kita review kembali ilustrasi di atas.

  • Jangka waktu hingga pensiun : 20 tahun
  • Penghasilan yang diinginkan : 69 Juta per bulan (setara dengan 25 juta saat ini)
  • Modal deposito yang dibutuhkan : 13.8 Milyar

Pertanyaan terakhir adalah bagaimana cara kita mengumpulkan modal deposito yang dibutuhkan? Satu-satunya cara adalah dengan menjadi business owner ataupun investor. Misalkan Anda berasumsi bisnis anda bisa menghasilkan rata-rata return 30% per tahun, maka modal awal investasi yang dibutuhkan adalah sekitar Rp270 juta.

Kesimpulan

Nah, ternyata setelah dihitung, untuk mencapai tujuan finansial kita saat pensiun nanti, kita membutuhkan modal 270 juta dengan asumsi bisa menghasilkan profit 30% per tahun yang terus di compound hingga 20 tahun.

270 juta banyak sekali, apakah bisa memulai dengan modal yang lebih kecil?

Inilah salah satu investment plan yang kami berikan bagi member Adikamaks. Dimana kami akan mengajarkan bagaimana kami menghasilkan profit rata-rata 20% per bulan di tahun 2016.

Selain itu, para member juga akan kami ajarkan cara mendapatkan investor untuk meningkatkan modal investasi apabila modal kita tidak mencukupi. Sehingga Anda bisa mulai merencanakan pensiun kaya Anda dengan modal yang jauh lebih kecil.

Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai artikel ini, silahkan menanyakannya langsung saat sesi live webinar hari Rabu nanti.

Banyak sekali orang yang standard kehidupannya turun drastis saat memasuki usia pensiun. Di Adikamaks, kami memberikan peluang bagaimana Anda bisa mendapatkan PENSIUN KAYA, di mana Anda sudah mempunyai sumber passive income dan bebas memilih MAU bekerja atau tidak.

Jalan menuju financial freedom Anda dimulai dari sekarang!



6 Komentar

Tinggalkan Balasan