Peluang Beli Kembali Pada S&P 500

S&P 500 sempat diperdagangkan melemah di area middle slope up tren. Low yang terbentuk pada perdagangan minggu lalu pada kisaran level harga 2354.4. Faktor utama yang menjadi beban penguatan dari S&P 500 yaitu lemahnya harga jual crude oil saat ini. Minggu lalu crude oil melemah dari level harga 57 dollar per barrel dan perdagangan crude oil minggu lalu ditutup pada level harga 53.09 dollar per barrel. Pada sesi perdagangan pasar Asia pagi ini, crude oil masih diseret melemah ke level harga 51.01 dollar per barrel. Pengaruh harga crude oil bisanya mempengaruhi kelompok saham S&P 500 juga, hal ini dikarenakan kelompok saham energi termasuk dalam kelompok saham di dalam S&P 500.

S&P 500 pada awal minggu diperdagangkan pada kisaran harga 2372.1, di atas level middle slope up.  Harga telah menguat sebesar 0.08% dari level pembukaan. Hasil data NFP (Non-Farm Employment Change) minggu lalu data tersebut menunjukan kenaikan cukup signifikan di bandingkan data ramalan yaitu 235K akan tetapi menurun 3K dibandingkan data bulan lalu. Sehingga tidak membawa dampak yang signifikan akan penguatan indeks dollar, malahan indeks dollar cenderung menurun.

Mengamati data fundamental yang tidak signifikan membaik, akan membuat S&P 500 berpeluang koreksi ke level support kuat di kisaran harga 2342.8 dan 2328.1 sebagai level beli kembali yang potensial bagi S&P 500.

Analisis S&P 500 13 Maret 2017 oleh Adikamaks



Tinggalkan Balasan