DOJI Muncul, IHSG Sedang Menunggu Dukungan

Pasca pengumuman suku bunga Amerika Serikat pada minggu kemarin, terjadi dorongan yang kuat di pasar IHSG. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat meski sejumlah indeks di bursa Asia menunjukkan pelemahan. Pada perdagangan minggu kemarin, indeks IHSG berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada level harga 5.540. Surat utang Indonesia juga menjadi incaran para pemodal asing pasca kenaikan suku bunga Amerika Serikat, hal ini terlihat dari bertambahnya pembelian surat utang negara.

Analisis IHSG 20 Maret 2017 oleh Adikamaks

Proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan oleh Presiden Jokowi menjadi sekitar 5.4-6.1%. Target tersebut sebagai wujud bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) disusun dengan optimisme yang realistis dan kredibel.

Minat yang besar dari investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia akan memberikan gairah pertumbuhan pasar modal dalam negeri. Proyeksi perdagangan pasar saham minggu ini masih baik hal ini berdasarkan optimisme pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan dalam negeri. Menurut data teknikal harga saham IHSG saat ini telah menguat sebesar 2.2% dari level support satu pada harga 5.418. Potensi level beli kembali yang terbaik berada pada kisaran harga 5.447. Kondisi pada penutupan pasar hari Jumat kemarin yang membentuk Doji menjadi signal keragu-raguan pasar untuk melanjutkan penguatan sebelum ada trrigger kuat dari dana asing yang kembali masuk. Para investor dibayangi kekhawatiran atas aksi profit taking. Sebagai investor retail kami menyarankan beli saat harga sudah mengalami koreksi ke level orientasi yang sudah kami jelaskan di atas.

Analisis IHSG 20 Maret 2017 oleh Adikamaks



Tinggalkan Balasan