Aksi Beli IHSG Telah Mencapai Titik Jenuh Bulanan, Waspadai Koreksi

Sesuai prediksi minggu lalu di dalam judul “Forbes Merilis Orang Terkaya Indonesia” harga saat ini telah mencapai target level yang kita ulas pada minggu lalu. Sepanjang periode bulan lalu, IHSG berhasil menguat 0,48% dari pekan sebelumnya di level 5.540,43 poin. Adapun nilai kapitalisasi pasar BEI juga meningkat 0,52% dari Rp 6.018,79 triliun di penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan 12,93% menjadi Rp9,17 triliun dari Rp8,12 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian berubah 11,55% menjadi 12,79 miliar unit saham dari 14,46 miliar unit saham pada akhir pekan lalu, dan rata-rata frekuensi transaksi harian BEI berubah 2,37% menjadi 321,50 ribu kali transaksi dari 329,29 ribu kali transaksi. Investor asing mencatatkan beli bersih Rp2,84 triliun di sepanjang pekan ini. Pada tahun ini investor asing masih mencatatkan beli bersih Rp7,13 triliun.

Pada bulan ini pemerintah Indonesia telah mencatatkan perolehan dana tebusan dari tax amnesti yang jauh dari harapan. Berikut data hasil tebusan tax amnesty yang kami ambil dari situs katadata.co.id

Analisis IHSG 4 April 2017 oleh Adikamaks

Jumlah penerimaan tersebut masih jauh dari harapan pemerintah yang mencapai 1000T. Akan tetapi dengan jumlah tersebut pemerintah sudah dapat mulai percepatan program pembangunan dalam negeri. Secara otomatis ekonomi akan kembali terangkat.

Jika kita memperhatikan pergerakan dana asing, saat ini harga IHSG telah diperdagangkan di dekat level area 5631.16-5750.09 yang merupakan area jenuh beli secara bulanan. Kita perlu waspada akan aksi taking profit yang akan dilakukan oleh investor asing. Level yang mungkin sebagai area beli kembali yang baik berada pada kisaran harga 5470.



Tinggalkan Balasan