Moment Aksi beli kembali Saham S&P 500

Pergerakan bursa saham pada minggu lalu yang kami ulas menunjukan pergerakan yang sesuai dengan prediksi yaitu harga saham S&P 500 kembali meroket. Pada awal minggu ini harga saham di tutup melemah sebesar 0.16% pada Senin dini hari tadi. Produsen mobil melaporkan penjualan di AS yang lebih buruk dari ekspektasi untuk bulan Maret hal ini menjadi beban tersendiri untuk penguatan S&P 500. Penjualan eceran mobil, produsen mobil dan suku cadang mobil, serta produsen perlengkapan, berada di antara kelompok industri dengan performa terburuk pada indeks S&P 500.

Analisis S&P 500 4 April 2017 oleh Adikamaks

Seiring dimulainya kuartal kedua, perkembangan politik menghantui perbaikan prospek ekonomi AS. Pekan ini, bank sentral AS Federal Reserve dijadwalkan akan merilis risalah pertemuan sebelumnya, diikuti oleh rilis laporan non-farm payrolls. Data non-farm payrolls akan menjadi acuan para investor untuk melihat iklim perkembangan ekonomi AS.

Menurut data teknis yang tersaji saat ini, harga S&P 500 sedang diperdagangkan pada kisaran level harga 2352.6. Level tersebut merupakan level support momentum pada timeframe H4. Jika harga masih diperdagangkan di atas level tersebut maka akan menjadi tolakan untuk kenaikan S&P 500 menuju kisaran harga 2406. Akan tetapi jika level tersebut berhasil ditembus ke bawah maka harga akan berlari menuju kisaran harga 2322 sebelum kembali menguat.

Analisis S&P 500 4 April 2017 oleh Adikamaks



Tinggalkan Balasan