Sentimen Pilkada, IHSG Berpotensi Melemah Ke Area 5519.93

Pada perdagangan minggu lalu dalam ulasan kami yang berjudul Ekonomi Lesu, IHSG Terkonfirmasi Koreksi harga terkonfirmasi mengalami pelemahan dan pada perdagangan hari Kamis minggu lalu ditutup pada level harga 5616.55 melemah dari harga tertingginya di level harga 5680.24. Sentimen Pilkada yang cukup panas akan membuat para investor berhati-hati dalam berinvestasi. Strategi terbaik adalah wait and see, sampai harga kembali pada area batas support untuk peluang beli kembali.

Fundamental yang menjadi dorongan harga saat ini dana hasil pengampunan pajak mulai disalurkan oleh badan perbankan yang ditunjuk oleh Pemerintah. Bank Mandiri mendapatkan “quota” sebesar 27 Triliun dan siap didistribusikan ke berbagai instrumen investasi. Sebagian dana repatriasi yang masuk masih tersimpan dalam bentuk deposito di Bank Mandiri. Sementara sebagian lainnya tersebar di instrumen pasar modal, reksadana, maupun surat utang. Sedangkan PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. dana repatriasi yang masuk tidak terlalu besar, yakni sekitar Rp 800 miliar. Dana tersebut akan digunakan sebagai sumber pembiayaan perumahan, baik untuk konstruksi maupun Kredit Pemilikan Rakyat (KPR).

Secara psikologi market, perdagangan IHSG saat ini cenderung untuk menuju area support Daily. Menurut pehitungan momentum yang terjadi harga akan kembali melemah menuju kisaran level 5537-5519. Menurut pehitungan kami, level tersebut merupakan level yang aman untuk kembali masuk posisi beli. Beli yang lebih awal memang masih memungkinkan di kisaran harga 5570. Berikut mapping harga menurut analisa kami.

Analisis IHSG 17 April 2017 oleh Adikamaks



Tinggalkan Balasan