Struktur Harga Indeks Dolar AS

Laju harga dolar telah melemah pada beberapa pekan terakhir akibat data ekonomi yang lebih lemah dari ekspektasi serta kekhawatiran seputar kemampuan Presiden Donald Trump untuk merealisasikan rencana reformasi pajak fiskalnya. Akan tetapi disisi lain, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyatakan bahwa pemerintahan Trump memiliki tujuan untuk memenuhi reformasi terbesar pajak sejak era Presiden Ronald Reagan sebelum akhir tahun ini, setelah upaya untuk mencabut Undang-Undang Kesehatan Obamacare gagal di hadapan kongres.

Pada tanggal 28 April 2017 kongres juga harus mengesahkan rancangan belanja negara untuk mendanai operasional lembaga-lembaga dan kantor-kantor federal. Padahal kondisi saat ini kongres AS sedang terpecah akibat dari ketidaksepakatan atas hasil keputusan Undang-Undang Kesehatan Obamacare. Jika tidak, tercapai nota kesepakatan lagi maka pemerintah akan mengalami shutdown lagi atau menghentikan kegiatan dan layanan. Dalam beberapa bulan ke depan juga akan ada perdebatan untuk menaikkan pagu utang pemerintah AS. Kubu konservatif menolak kenaikan pagu utang, sedangkan kubu moderat masih jauh lebih bersedia untuk berkompromi mengenai isu-isu sosial, dalam pembahasan anggaran.

Struktur harga yang terbentuk dari indeks dolar pada timeframe daily yaitu down tren. Hal karena telah membentuk dua puncak dan dua lembah sesuai mekanisme tren. Bias pelemahan indeks dolar akan menuju kisaran harga 98.65 setelah membentuk lower high pada tanggal 10 April 2017.  Fundamental dari AS yang kurang mendukung tersebut menjadi tarikan yang cukup kuat untuk pelemahan indeks dolar dan ditambah pernyataan Donald Trump soal dolar yang terlalu kuat semakin membebani dolar untuk menguat. Berikut ini mapping harga indeks dolar.

Analisis DXY 21 April 2017 oleh Adikamaks



Tinggalkan Balasan