Proyeksi Pergerakan IHSG Akhir Bulan April

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, utang pemerintah hingga Maret 2017 mencapai Rp 3.649,8 triliun. Jumlah tersebut meningkat Rp 138,6 triliun dari akhir tahun lalu. DJPPR menyebut bahwa hutang tersebut terdiri penerbitan surat berharga negara yang bernilai 2.912.8 triliun rupiah. Penerbitan surat berharga negara tersebut digunakan untuk pembiayan APBN. Sektor produktif menjadi sasaran dari pembiayan utang tersebut. Berikut data utang dalam negeri yang diambil dari situs http://www.djppr.kemenkeu.go.id

Analisis IHSG 25 April 2017 oleh Adikamaks

Posisi hutang terhadap PDB dalam negeri tercatat sebesar 27%, rasio hutang tersebut tergolong masih wajar mengingat tahun lalu rasio posisi hutang juga berada pada level 28%. Dengan kondisi hutang yang yang wajar tersebut menjadi dorongan tersendiri bagi saham-saham domestik. Apalagi money inflow asing yang masuk ke bursa cukup deras, sehingga IHSG pada penutupan market minggu lalu menguat signifikan ke harga 5694.95.

Saat ini harga IHSG ditutup pada harga 5.680,80 potensi penguatan masih sangat terbuka lebar, proyeksi penguatan menurut perhitungan kami berada pada kisaran harga 5829.37. Sebaiknya jika hendak melakukan transaksi beli berada pada kisaran level support yang aman berada pada kisaran harga 5540.

Analisis IHSG 25 April 2017 oleh Adikamaks



Tinggalkan Balasan