Indeks S&P 500 Kesulitan Melewati Batas Atas

Indeks S&P 500 masih menunjukan rally yang kuat secara mingguan dan bulanan. Seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, Indeks S&P 500 ini memang mengalami gap up. Menariknya, gap ini  telah tertembus. Batas atas gap di level 238,34 pada candle 27 Juni 2017 telah tertembus seperti tampak pada grafik daily. Hal ini memberikan sinyal Beli yang kuat. Sejak gap itu terjadi, memang indeks SPX ini masih tetap konsisten dengan trend bullish-nya. Namun, uptrend ini belum tentu akan berlanjut dalam jangka pendek. Candle mengalami kesulitan menembus batas atas Fibonacci Retracement.

Bila kita tarik Fibonacci Retracement di grafik daily, tampak indeks mengalami kesulitan untuk menembus garis Fibonacci 0%. Secara teoritis, Fibonacci 0% dan 100% memang cenderung sulit ditembus. Kesulitan ini juga didukung dengan adanya candle terakhir dengan spike (shadow) atas dan bawah yang cukup panjang. Selain itu, kebingungan market juga tampak dari candlestick lainnya. Empat candle sebelumnya sudah memberikan sinyal adanya potensi konsolidasi pasar. Sinyal konsolidasi itu berupa doji dan candle dengan bodi yang kecil (dibanding spike-nya). Teori Japanese Candlestick menyatakan bahwa munculnya doji dan candle semacam itu merupakan sinyal reversal yang cukup akurat. Apakah benar uptrend ini akan berganti menjadi downtrend? Kita memang tak pernah bisa 100% yakin atas prediksi. Namun, dari analisa candlestick tadi, kita bisa simpulkan bahwa kemungkinan besar indeks S&P 500 ini masih akan menguat dalam jangka panjang, namun untuk 2 hari sampai 7 hari ke depan ada bisa mengalami koreksi.

Weekly Chart S&P 500 masih cenderung Bullish

Daily Chart S&P 500 tertahan oleh Fibonacci Retracement



Tinggalkan Balasan