Indeks S&P 500 Dipenuhi Optimisme Pasar

Dari sisi fundamental, tampak bahwa pereknomonian Amerika sedang pulih dan bertumbuh positif. Ekonomi diwarnai optimisme, lingkungan bisnis didukung oleh suku bunga yang bersahabat, dan peningkatan pendapatan perusahaan dengan trend yang bagus. Sepertinya memang keputusan The Fed dalam mengencangkan kbijakan moneter tak begitu berdampak terhadap pasar. Tak heran Indeks Dow Jones mencapai titik tertingginya dan Indeks S&P 500 merangkak naik dari waktu ke waktu.

Grafik S&P 500 weekly, masih trend bullish

Secara teknikal, optimisme tampak jelas dari trend naik yang dibentuk oleh grafik mingguan indeks S&P 500. Hal itu sudah dikuatkan pula oleh munculny gap up pada 24 April 2017 lalu. Bila kita tengok lagi ke belakang, gap up itu terkonfirmasi setelah munculnya candle keempat yang bullish dan berukuran cukup besar. Dari Fibonacci retracement juga tampak bahwa candle berhasil break out batas level Fibonacci 100%. Kita boleh cukup percaya diri bahwa indeks S&P akan terus melanjutkan penguatannya.

Grafik S&P 500 daily, konsolidasi jangka pendek, peluang uptrend masih tinggi

Di sisi lain, bila kita mengamati grafik harian indeks S&P 500, tampak pula adanya gap up pada 25 Mei 2017. Candle keempat setelah gap itu juga membuktikan bahwa trend masih menguat. Namun pada 9 Juni 2017, pasar tampak mulai kehabisan tenaga. Candle membentuk spike atas dan bawah yang cukup lebar. Spike itu dilanjutkan dengan munculnya empat buah candle yang tertahan. Support dan Ressistance telah terbentuk. Namun, bila kita amati Fibonacci Retracement, level 160% telah tertembus. Hal ini cukup menguatkan kita untuk memprediksi bahwa arah indeks S&P 500 ini akan tetap naik. Tentu saja, bila kita ingin main lebih aman, kita bisa menunggu momen indeks mendekati batas support lebih dulu atau kita juga bisa menunggu hingga resistance spike atas itu tertembus.



Tinggalkan Balasan