IHSG Menguat Terdukung oleh Fundamental dan Saham Industri

Awal pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik terdukung oleh faktor fundamental Makroekonomi. Stabilnya kondisi fundamental domestik memberikan katalis positif terhadap penguatan IHSG, termasuk rilis data cadangan devisa dan neraca perdagangan yang diproyeksi surplus.

Selain dari domestik, pergerakan IHSG juga akan dipengaruhi sentimen global, seperti data inflasi Tiongkok, Inggris dan Amerika Serikat. Selain itu, AS akan merilis data cadangan minyak, juga keputusan suku bunga Bank Sentral Inggris, data klaim pengangguran dan penjualan ritel di AS.

Ada sebanyak 97 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 33 saham melemah dan 106 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.868,69 dan terendah 5.862,78. Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham industri dasar naik 0,81 persen, dan catatkan kenaikan terbesar disusul sektor saham konstruksi 0,26 persen.

trading, trader, technical analysis, fundamental analysis, analisa finansial, financial analysis, analisa teknikal, analisa fundamental, IHSG, JKSE, Indonesia, analisa pasar, analisa keuangan, ekonomi, makroekonomi, ekonomi makro, politik, geopolitik, pasar saham, pasar modal, bursa efek, uptrend, downtrend, trend, candlestick, break out, gap up, support, resistance, sideways, konsolidasi, range, ranging market, reversal, amerika serikat, S&P, SPX, indeks, index, weekly, monthly, daily, uptrend, bullish, rally, indeks dolar, index dollar, USD, DXY, JKSE, reversal, doji, spinning top, gap up, gap down, rising window, falling window, pelemahan, penguatan



Tinggalkan Balasan