IHSG Berpeluang Menguat Terdukung Oleh 8 Sektor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada awal pekan ini. Rilis data ekonomi akan bayangi laju IHSG. Penguatan delapan sektor menyumbang amunisi bagi indeks. Terutama sektor barang konsumsi yang naik 1,18%. Sedangkan, dua sektor masih tertekan, yaitu aneka industri dan pertambangan dengan penurunan masing-masing 0,26% dan 0,16%.

Tercatat, 171 saham menguat, berbanding 130 saham yang turun. Sedangkan, 99 saham lainnya stagnan.

Transaksi sesi pagi melibatkan 3,24 miliar lot saham, dengan nilai transaksi Rp 2,58 triliun. Pemodal asing membukukan penjualan bersih alias net sell di seluruh pasar senilai Rp 76,93 miliar.

Pada perdagangan saham Jumat pekan lalu, IHSG naik 59,80 poin atau 1,02 persen ke posisi 5.900,85. Indeks sektor saham aneka industri, sektor keuangan dan industri dasar memimpin penguatan. Investor asing melakukan aksi jual Rp 1,13 triliun. Perkiraan deflasi pada September oleh Bank Indonesia (BI) membawa angin positif melihat rendahnya tingkat suku bunga.

IHSG akan menguat terbatas di awal pekan. IHSG akan bergerak di kisaran 5.872-5.930.

trading, trader, technical analysis, fundamental analysis, analisa finansial, financial analysis, analisa teknikal, analisa fundamental, IHSG, JKSE, Indonesia, analisa pasar, analisa keuangan, ekonomi, makroekonomi, ekonomi makro, politik, geopolitik, pasar saham, pasar modal, bursa efek, uptrend, downtrend, trend, candlestick, break out, gap up, support, resistance, sideways, konsolidasi, range, ranging market, reversal, amerika serikat, S&P500, SPX, indeks, index, weekly, monthly, daily, uptrend, bullish, rally, indeks dolar, index dollar, USD, DXY, JKSE, reversal, doji, spinning top, gap up, gap down, rising window, falling window, pelemahan, penguatan



Tinggalkan Balasan