IHSG Punya Peluang Lewati Rekor Tertinggi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini dibuka menguat, IHSG naik tipis 4.54 poin atau 0.06% ke 6.044,23. DImana pada awal perdagangan lima dari sepeluh sektor menguat. Sentimen yang mempengaruhi pergerakan harga IHSG dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri laju IHSG akan dipengaruhi data pertumbuhan ekonomi kuartal III diperkirakan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,01 hingga 5,05 persen.

Dari global, pelaku pasar tengah menanti kepastian terkait kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed). Dari data tersebut IHSG berpeluang kembali tembus rekor. Laju IHSG dipengaruhi oleh data pertumbuhan ekonomi yang positif di kisaran 5,1 persen.

Sejumlah analis menilai, IHSG mampu tembus level 6.000 ditopang dari rilis kinerja keuangan perusahaan kuartal III 2017 yang menunjukkan pertumbuhan. Selain itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018. Pemerintah menganggarakan penerimaan Rp 1.894,7 triliun dan belanja negara Rp 2.220,6 triliun.



Tinggalkan Balasan