IHSG Bergerak Variatif Dengan Kecenderungan Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berupaya menembus rekor baru pada awal pekan ini., IHSG terlihat menguat 31 poin atau 0,51% ke 6.083.  Sembilan dari 10 sektor menguat. Hanya sektor perkebunan yang masih turun tipis 0,08%. Sektor aneka industri memimpin penguatan dengan kenaikan 1,11%. Tiga sektor lain yang juga naik tinggi adalah sektor barang konsumer 0,92%, sektor manufaktur 0,83%, dan sektor pertambangan 0,70%.

Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 10,58 miliar di pasar reguler dan penjualan bersih Rp 51,4 miliar. Tiga saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah GGRM, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sentimen yang akan mewarnai pergerakan IHSG berasal dari harga komoditas yang bergerak fluktuatif. Pergerakan harga tersebut akan mempengaruhi laju emiten yang berkaitan dengan sektor komoditas dalam sepekan ini, indeks masih minim sentimen. Namun, menjelang Desember, sektor konsumer, perdagangan, dan ritel akan mampu menggerakkan laju indeks ke arah positif. Dan perlu diperhatikan juga unruk pelaku pasar mewaspadai berbagai sentimen yang mempengaruhi perdagangan saham. Investor juga mesti berhati-hati terhadap aksi ambil untung.

Diperkirakan IHSG bergerak pada support 5.960-6.012. Lalu resistance pada level 6.077-6.093



Tinggalkan Balasan